Contoh Formulir Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan

Sebagai seorang pekerja mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan akan mempunyai banyak manfaat khususnya jaminan sosial dan ekonomi. Sesuai dengan UU No. 24 Tahun 2011, jaminan tersebut melingkupi Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Pensiun (JP)  di mana masing-masing jaminan memiliki manfaat dan fungsinya sendiri-sendiri.

Dengan banyaknya manfaat yang diberikan maka setiap pekerja berhak memilikinya dengan melakukan pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan. Perlu diketahui bahwa seluruh peserta BPJS KT ini tidak hanya untuk pegawai negeri saja namun juga untuk para pegawai swasta.

Untuk pembayaran iuran setiap bulannya sebesar 5,7%, dimana 2% akan di bayar oleh pekerja sedangkan 3,7% akan di tanggung oleh pemberi kerja atau perusahaan. Pembayaran iuran akan di ambil dari upah kerja setiap bulannya.Pembuatan BPJS Ketenagakerjaan itu sendiri sangat mudah dan tidak begitu rumit. Kita hanya memerlukan data dari KTP dan perusahaan tempat kita bekerja.

Advertisements

Untuk mendapatkan formulir pendaftaran bisa dengan mendatangi kantor BPJS terdekat maupun online melalui website resmi BPJS https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/page/Formulir.html. Pilihlah formulir 1a untuk pendaftar baru BPJS Ketenagakerjaan yang dapat diisi oleh seorang pekerja.

Di dalam formulir pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan terdapat 2 bagian yang berisi sebagai berikut;

Advertisements
  • Bagian I: Identitas Data Tenaga Kerja
  1. Penyelenggara Negara/ Non Penyelenggara, Pendaftar Baru/ Perubahan Data, Terhitung Sejak
  2. Nama Badan Usaha/ Instansi/ Asosiasi (sesuai tempat bekerja sekarang)
  3. Nomor Pendaftaran Perusahaan/ Lembaga (NPP), Nama Unit Kerja/ Kesatuan, Kode Unit Kerja
  4. Nomor Induk Pegawai/ Karyawan
  5. Apakah Sebelumnya Pernah Menjadi Peserta?
  6. Bila sudah, mohon lengkapi Nomor Referensi (Nomor Peserta) BPJS Ketenagakerjaan
  7. Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  8. Nomor Paspor (Khusus Pekerja Asing), Masa Berlaku Paspor
  9. Kewarganegaraan
  10. Nama Lengkap Pekerja
  11. Tempat/ Tanggal Lahir
  12. Jenis Kelamin
  13. Nama Ibu Kandung Pekerja
  14. Alamat Lengkap Pekerja (Sesuai Domisili)
  15. Telepon/ HP
  16. Alamat Email
  17. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  18. Tabungan Dalam Organisasi Pekerja/ Buruh (hanya untuk peserta Non-Penyelenggara Negara)

 

  • Bagian II: untuk Susunan Anggota Keluarga/ Susunan Ahli Waris.
  1. Hubungan Keluarga (suami/ istri, anak, dan orang tua)
  2. NIK (anggota keluarga)
  3. Nama Anggota Keluarga
  4. Tanggal Lahir
  5. Jenis Kelamin
  6. Keterangan (diisi penyebab adanya perubahan data)

Pengisian data nama, alamat, dan tempat tanggal lahir harus disesuaikan dengan KTP. Jadi usahakan untuk mengeceknya dengan teliti. Setelah sudah selesai mengisi semua data di atas jangan lupa untuk menuliskan tanggal pengisian formulir, nama peserta baru dan jabatannya. Apabila ada yang tidak jelas, kita bisa menanyakannya langsung ke petugas BPJS yang siap membantu kita melalui kantor, telepon maupun media sosial.

Demikian isi artikel contoh formulir pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan. Semoga artikel ini bisa membantu untuk dijadikan referensi bagi para pembaca. Terima kasih dan salam sukses selalu.

Advertisements